Lobster bercapit membentuk sebuah keluarga (Nephropidae, kadangkala juga Homaridae) dari crustaceam besar laut. Mereka penting sebagai hewan, bisnis, dan makanan.
Biologi
Lobster bercapit jangan dibingungkan dengan lobster spiny, yang tidak memiliki capit (chelae) dan tidak berhubungan dekat. Hubungan terdekat dari lobster bercapit adalah lobster reef Enoplometopus dan tiga keluarga dari crayfish air tawar.
Industri lobster
Lobster kebanyakan datang dari pesisir timur laut Amerika Utara dengan Canadian Maritimes dan negara bagian Amerika Serikat Maine sebagai produsen terbesar. Mereka ditangkap dengan menggunakan jebakan lobster. Alat tersebut diberi umpan dan diturunkan ke dasar laut. Alat ini membiarkan lobster masuk, namun tidak mungkin bagi lobster besar untuk keluar. Alat ini membuat lobster kecil dapat keluar sehingga bisa mecegah penangkapan lobster yang berlebihan.
Beberapa tahun yang lalu saya beruntung bisa menghadiri suatu konferensi kardiovaskulter di Norwegia dan mengunjungi Institut Riset Ilmu Gizi di Universitas Oslo.
Selama konferensi, profesor Daan Krommhout, dari Institute Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan di Belanda melaporkan manfaat-manfaat asam lemak omega-3 yang terdapat pada ikan besar, lobster, remis, dan banyak jenis ikan laut lainnya. Sebenarnya, ikan dan makanan hasil laut yang lainnya adalah sumber utama lemak-lemak ini.
Profesor Krommhout melaporkan nelayan di Jepang mengkonsumsi 250 gram (9 ons) ikan setiap hari. Kutub utara berada pada urutan teratas, mereka mengkonsumsi 400 gram (14 ons) dari makanan hasil laut setiap hari. Statistik menunjukkan rendahnya tingkat kematian akibat penyakit serangan jantung pada populasi orang Jepang dan orang Kutub.
Krommhout juga melakukan suatu studi yang dilaksanakan di Wales, UK. Dua ribu pasien dengan sejarah yang sebelumnya mengidap penyakit serangan jantung dibagi menjadi dua kelompok. Sebuah kelompok mengkonsumsi empat kali lebih banyak ikan dari kelompok yang lain menunjukkan penurunan angka kematian secara signifikan.
Profesor Christian A. Devon dengan Department Ilmu Gizi (sekolah Ilmu Kedokteran, Universitas Oslo), memaparkan lebih lanjut bukti dari peran yang dimainkan oleh zat asam yang mengandung lemak omega-3. Ia menggambarkan bagaimana lemak-lemak ini bersifat penting bagi fungsi visual, terutama sekali untuk kesehatan retina, bagian dari mata yang mengolah pengelihatan.
Lemak ini mendukung perkembangan otak, mata, dan mengatasi kegelisahan. Ketika para ibu mengkonsumsi makanan hasil laut selama kehamilan atau menyusui, bayi-bayi mereka dan anak-anak menunjukkan fungsi visual yang meningkat, meningkatkan kognitif, dan peningkatan-peningkatan yang lain.
Ada beberapa manfaat lain dari mengkonsumsi ikan. Makanan hasil laut mengandung vitamin-B dan vitamin-D. Sebenarnya, hampir semua makanan hasil laut adalah suatu sumber yang penting dari vitamin B12, dan ikan adalah sumber paling penting yang alami vitamin-D di dalam diet orang-orang Kanada. Banyak jenis dari makanan hasil laut juga mengandung vitamin-vitamin A dan E.
Makanan hasil laut juga mengandung banyak mineral, termasuk seng, magnesium, kalium, tembaga, selenium, dan yodium. Zat ini banyak terdapat pada lobster, remis, dan kepiting, sebagai contoh juga adalah suatu sumber alami dari kalsium. Dan kebanyakan jenis dari makanan hasil laut, termasuk lobster, bersifat rendah akan lemak jenuh dan satu sumber protein yang sempurna.
Jika anda mengkhawatirkan kadar kolesterol, lobster adalah suatu pilihan yang sehat. Lobster yang direbus atau dikukus mengandung hanya 72 miligram (mg) per 100 gram dibandingkan dengan 75 untuk daging dada ayam yang tanpa kulit dan 200 dalam sebutir telur besar.
Dewasa ini dimana orang-orang sedang berjuang mengurangi berat badan, lobster adalah satu pilihan makanan yang sempurna. Membandingkan 100-gram porsi, lobster berisi 98 kalori yang dibandingkan dengan 147 kalori pada daging dada ayam yang tanpa kulit dan telur direbus (tanpa kulit). Ditambah Itu adalah 72 persen lebih sedikit lemak dibandingkan pada daging dada ayam dan 94 persen lebih sedikit lemak dibandingkan telur yang direbus.
Sayangnya, sebagian orang mencemaskan tentang pencemaran di dalam produk-produk ikan, maka mereka menghindari makanan dari hasil laut. Ini adalah suatu tugas bagi para dokter yang mengetahui manfaat-manfaat kesehatan, dengan memberitahu masyarakat bahwa meningkatkan konsumsi makanan hasil laut, manfaatnya lebih banyak dibandingkan resikonya. Para ahli kesehatan di seluruh dunia merekomendasikan bahwa kita makan sedikitnya dua porsi (150 gram) ikan tiap minggu.
Karena kita hidup dalam masyarakat dengan ketegangan seperti itu, saya juga berpikir adalah bijaksana untuk memberi penghargaan pada diri anda sendiri sekarang dan kemudian untuk menjadi baik. Barangkali anda akhirnya sudah berhenti merokok. Atau berusaha untuk menyingkirkan kelebihan berat badan. Atau seperti saya, anda menerima tanpa mengeluh makan gandum tiap pagi untuk sarapan. Saya sangat menanti-nantikan saat untuk dapat memakan sea-food.
Untuk informasi lebih lanjut tentang manfaat-manfaat kesehatan dengan meningkatkan konsumsi makanan hasil laut, lihat yang baru "Makanan hasil laut dan Kesehatan" Disitus web www.seafoodcanada.gc.ca/health Dan ingat untuk menambahkan makanan hasil laut pada daftar toko bahan makanan anda yang reguler.
Cuka yang telah dikenal sejak ribuan tahun lalu ternyata menyimpan sejumlah manfaat. Selain untuk menambah rasa sedap pada masakan, cuka juga bisa mengatasi berbagai gangguan kesehatan. Secara tradisional, cuka dibuat melalui proses enzimatik dengan bantuan bakteri dan difermentasi dari alkohol menjadi asam asetat. Hasilnya, cuka meja yang biasa kita gunakan di dapur. Berikut adalah beberapa jenis cuka yang dapat ditambahkan ke dalam daftar bumbu kita. Cuka beras (rice vinegar) Hasil fermentasi dari beras. Merupakan jenis cuka yang sering digunakan pada masakan timur, seperti sushi. Aroma cuka beras cukup tajam sehingga dimanfaatkan juga untuk menghilangkan bau amis pada makanan. Cuka apel (cider vinegar) Cuka apel menjadi populer penggunaannya di rumah tangga karena banyak manfaatnya. Selain sebagai penyedap dan penambah rasa alami pada masakan, cuka jenis ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengawetkan makanan, seperti daging, sayur, dan acar. Cuka anggur merah (red wine vinegar) Seperti namanya, bahan dasar pembuatan cuka ini adalah anggur merah. Kualitas cuka anggur merah juga dapat bervariasi, tergantung dari kualitas buah anggur dan lama pembuatannya. Semakin lama proses pembuatan cuka, akan semakin baik kualitasnya. Tingkat keasamannya cenderung lebih rendah daripada cuka apel. Cuka anggur merah sangat cocok dipakai sebagai salad dressing dan bumbu penyedap pada hidangan daging. Cuka balsam (balsamic vinegar) Merupakan jenis cuka yang dibuat dari buah anggur. Namun, yang membedakannya dari cuka anggur adalah proses pembuatan dan bahan-bahan yang digunakan. Selain itu, cuka balsam berwarna coklat kehitaman, sedangkan cuka anggur berwarna kemerahan. Biasanya, cuka balsam digunakan untuk menambah cita rasa pada masakan eropa, khususnya masakan perancis. Rasanya yang sedikit asam dan beraroma sedap membuat cuka ini lebih banyak berfungsi sebagai bumbu daripada cuka.
Kanker adalah penyakit dimana kondisi selsel abnormal tumbuh membelah tak terkontrol dan dapat menyerang jaringan lain pada tubuh. Selsel kanker dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya melalui aliran darah dan sistem kelenjar getah bening. Penyebaran ini disebut dengan ‘metastasis’ atau ‘ metastic disease’.
Kanker bukan hanya satu jenis penyakit. Terdapat lebih dari 100 jenis kanker yang berbeda. Kategori pokok kanker antara lain:
Carcinoma – kanker berawal dari kulit atau jaringan yang menyelubungi organ dalam.
Sarcoma – Sarcoma
Leukemia – kanker yang berawal pada darah – membentuk jaringan seperti tulang sumsum dan menyebabkan sejumlah besar produksi selsel darah abnormal yang masuk ke dalam darah.
Limfoma dan myeloma – kanker yang berawal pada selsel pada sistim kekebalan.
Central nervous system cancers – kanker yang berawal pada jaringan otak dan sumsum tulang belakang.
Kelelahan
Kelelahan dapat menjadi masalah yang sangat penting dalam hidup seseorang yang mengidap kanker. Hal ini dapat mempengaruhi perasaan seseorang tentang dirinya sendiri sehari-harinya dan hubungannya dengan orang lain, dan bagaimana dia melanjutkan pengobatan kanker. Kelelahan ini terjadi pada 14% sampai 96% pasienpasien kanker, terutama mereka yang sedang menjalankan pengobatan kanker. Gejala-gejala khususnya terlihat secara fisik, psikologis dan emosional. Untuk mendapatkan pengobatan yang efektif, kelelahan yang berhubungan dengan kanker dan pengobatannya harus dibedakan dengan kelelahan karena hal lain.
Perawatan untuk mengatasi Kelelahan
Kebanyakan pengobatan untuk kelelahan pada pasien kanker adalah dengan mengendalikan gejalanya dan dengan memberikan dukungan emosional karena penyebab kelelahan yang berhubungan dengan kanker belum diketahui dengan pasti. Beberapa pengobatan dari gejala yang berhubungan dengan kelahan termasuk mengatur dosis pengobatan rasa sakit, melakukan transfusi sel darah merah atau faktor pemicu tumbuhnya sel darah merah, makan makanan suplemen yang mengandung zat besi dan vitamin-vitamin serta anti depresi dan psycostimulan.
Rasa Sakit
Rasa sakit karena kanker dapat diatasi secara efektif pada kebanyakan pasien dengan kanker maupun mereka yang mempunyai riwayat kanker dalam keluarga. Meskipun rasa sakit akibat kanker tidak dapat selalu dihilangkan sepenuhnya,namun terapi dapat mengurangi rasa sakit pada sebagian besar pasien. Karena setiap pasien mempunyai diagnosa, stadium penyakit dan respon yang berbeda terhadap rasa sakit dan pengobatannya serta kesukaan dan ketidak sukaan yang berbeda, cara mengatasi rasa sakit yang diakibatkan oleh kanker harus ditangani secara individual. Pasien, keluarga pasien dan perawat harus bekerja sama dengan baik untuk mengatasi rasa sakit si pasien secara efektif.
Mengatasi Rasa Sakit
Mengatasi rasa sakit dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dalam menjalani tahapan-tahapan penyakit yang dideritanya. Badan Kesehatan Dunia telah mengembangkan 3 Langkah pendekatan untuk mengatasi rasa sakit berdasarkan pada tingkat keparahan rasa sakitnya:
Untuk sakit yang ringan hingga sedang, dokter dapat menggunakan Langkah 1, yakni mengobati rasa sakit dengan memberikan aspirin, acetaminophen, atau nonsteroidal antiinflammatory drug (NSAID). Efek samping terhadap obatobat tersebut harus di monitor, terutama yang disebabkan oleh obatobatan NSAIDs, seperti pada ginjal, liver dan pembuluh darah, atau masalah-masalah yang timbul pada perut dan usus.
Bila rasa sakit tetap tidak berkurang atau malah bertambah, dokter dapat mengubah cara pengobatan ke Langkah 2 atau Langkah 3. Sebagian besar pasien dengan rasa sakit akibat kanker akan membutuhkan Langkah 2 atau Langkah 3. Dokter dapat langsung melewati pengobatan Langkah 1 apabila dari awal sudah diketahui bahwa rasa sakit yang dirasakan pasien merupakan tahapan sedang atau parah.
Komplikasi dan efek samping lain:
1. Gangguan kognitif dan Keresahan
Gangguan kognitif dan keresahan adalah kondisi dimana pasien mengalami kebimbangan mental dan perubahan perilaku. Orang dengan gangguan kesadaran atau keresahan dapat jatuh pingsan dan kemudian sadar kembali, dan mengalami masalah-masalah pada: perhatian, daya ingat, berpikir, mengontrol otot, respon, tidur dan bangun serta emosi.
Keresahan dapat terjadi kapan saja dan datang secara tiba-tiba. Gejala ini dapat datang dan pergi pada pasien kanker, terutama pasien kanker pada stadium lanjut.
Pengobatan Penyebab Keresahan (Delirium)
Pendekatan standar untuk mengatasi keresahan adalah dengan mengetahui dan mengobati penyebabnya. Gejala dapat diobati pada saat yang bersamaan.
Beberapa pengobatan termasuk dibawah ini:
Berhenti atau mengurangi pengobatan yang dapat mengakibatkan keresahan.
Memberikan cairan ke dalam aliran darah untuk mengurangi dehidrasi.
Memberikan obat untuk mengurangi hypercalcemia (terlalu banyak Kalsium dalam darah).
Memberikan antibiotik untuk infeksi.
2. Demam
Penyebab utama dari demam pada pasien kanker adalah
Infeksi, penyebab umum yang dapat mengakibatkan demam pada pasien kanker dan dapat mengakibatkan kematian.
Sel-sel tumor, yang dapat memproduksi berbagai zat yang dapat menyebabkan demam.
Graft-versus-host-disease, terjadi ketika tulang sumsum yang telah ditransplantasikan atau sel-sel induk periferal menyerang jaringan pada pasien.
Pengobatan seperti obat-obatan kemoterapi, biological response modifiers, dan antibiotik seperti vancomycin dan amphotericin.
Pengobatan Umum untuk Menghilangkan Demam
Sejalan dengan pengobatan untuk penyebab demam, memberikan rasa nyaman juga dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan yang timbul karena demam, menggigil dan berkeringat dingin. Selama masa demam berikan banyak-banyak cairan pada pasien, mengganti pakaian atau selimut yang berlebihan, mandikan atau basuh pasien dengan air hangat dapat melegakan pasien.
Selama pasien merasa kedinginan, ganti selimut yang basah dengan selimut yang hangat dan kering, serta jauhkan pasien dari udara luar dan atur suhu ruangan untuk meningkatkan kenyamanan pasien.
3. Komplikasi Saluran Pencernaan
Komplikasi saluran pencernaan seperti sembelit, sulit buang air, gangguan usus besar, diare, dan radiasi radang usus adalah merupakan masalah yang umum pada pasien kanker, yang disebabkan oleh kanker itu sendiri maupun pengobatan kanker.
a) Sembelit
Bagi pasien kanker, sembelit bisa merupakan gejala akibat kanker, dikarenakan oleh pertumbuhan tumor atau dari pengobatan kanker. Sembelit juga dapat terjadi sebagai efek samping dari pengobatan kanker atau rasa sakit karena kanker dan dapat juga menyebabkan perubahan-perubahan lain pada tubuh (gagal organ, kehilangan kemampuan untuk bergerak, dan depresi).
Pengobatan untuk Sembelit
Pencegahan adalah obat terbaik untuk sembelit dengan mengurangi factor yang mungkin menjadi penyebab dan membatasi penggunaan obat pencuci perut.
b) Impaction (sembelit yang
berat)
Pasien dengan impaction dapat memiliki gejala yang sama dengan pasien sembelit, atau mereka dapat merasakan sakit punggung atau kesulitan buang air kecil. Gejala lain yang terjadi adalah perut yang membesar yang menyebabkan kesulitan bernafas, detak jantung yang cepat, pusing-pusing dan tekanan darah rendah.
Pengobatan Impaction
Melembabkan dan lembutkan pembuangan dengan enema (memasukkan cairan ke dalam dubur)
Secara manual memindahkan kotoran dari anus setelah lubang anus melunak
Gunakan glycerin suppositories
Memberikan enema dan pencuci perut (masukkan dengan berhati-hati agar menghindari kerusakan pada usus)
c) Gangguan Usus
Kanker yang paling umum mengakibatkan gangguan pada usus adalah kanker pada usus besar, perut dan indung telur. Gangguan usus dapat disebabkan oleh penyempitan usus akibat peradangan atau kerusakan pada perut, tumor, jaringan bekas luka, hernia, usus yang melintir, atau tekanan pada usus perut yang berasal dari luar area usus. Ini juga dapat terjadi karena faktor-faktor yang mengganggu fungsi otot, syaraf, dan aliran darah ke dalam usus.
Terapi antibiotik dapat menyebabkan peradangan pada bagian dalam usus
Infeksi yang mungkin disebabkan oleh virus-virus, bakteri, jamur, dan mikroorganisme berbahaya lainnya
Stres dan kegelisahan ketika terdiagnosa mengidap kanker dan saat menjalani pengobatan
Perawatan Diare
Diare dapat disembuhkan dengan mengidentifikasi dan mengobati penyebab terjadinya diare. Contohnya, diare bisa disebabkan oleh stool impaction (jenis konstipasi yang lebih berat) dan pengobatan untuk mencegah konstipasi/sembelit. Dokter mungkin akan mengganti pengobatan, asupan pola makan (seperti makan makanan porsi kecil dengan sering atau pantangan terhadap makanan tertentu) dan mengkonsumsi lebih banyak cairan.
3) Radiasi Radang Usus
Terapi radiasi (Radioterapi) dapat menghentikan pertumbuhan selsel yang membelah dengan cepat, seperti selsel kanker. Karena selsel normal yang terdapat pada lapisan usus besar juga membelah secara cepat, pengobatan dengan radiasi juga dapat menghentikan pertumbuhan sel-sel tersebut, yang dapat menghambat jaringan usus besar untuk memperbaiki sel-selnya. Selama sel-sel usus besar mati dan tidak tergantikan, maka akan terjadi masalah pada usus dan lambung.
Pengobatan untuk Radang Usus
Pengobatan radang usus termasuk mengobati diare, menggantikan cairan yang hilang, meningkatkan kemampuan penyerapan usus besar, meringankan rasa sakit pada perut atau pada dubur. Gejalagejala tersebut biasanya akan membaik setelah mendapatkan pengobatan, mengganti pola makan, dan istirahat yang cukup. Apabila gejala memburuk meskipun telah diobati, maka pengobatan kanker harus dihentikan, paling tidak untuk sementara waktu.
4. Hypercalcaemia
Terjadi pada 10-20% penderita kanker. Kanker yang diasosiasikan dengan Hypercalcaemia antara lain kanker payudara dan paru-paru, dan jenis-jenis kanker darah tertentu, terutama multiple myeloma Diagnosa dini dan perawatan tidak hanya akan menyelamatkan hidup dalam waktu singkat, tetapi juga dapat meningkatkan kemampuan pasien untuk menjalani seluruh terapi kanker dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Mengatasi Hypercalcaemia
Cairan diberikan untuk mengatasi dehidrasi.
Pengobatan diberikan untuk menghentikan kerusakan pada tulang.
Tingkat keparahan Hypercalcaemia, akan mempengaruhi jumlah perawatan yang diperlukan. Hypercalcaemia yang berat tentunya memerlukan pengobatan segera secara agresif. Hypercalcaemia yang tidak parah harus dirawat sesuai dengan gejala yang timbul. Respon dari pengobatan yang akan terlihat dari hilangnya gejalagejala Hypercalcaemia dan menurunnya kadar kalsium dalam darah.
5. Mual dan Muntah-muntah
Mual adalah perasaan tidak menyenangkan yang terasa pada tenggorokan dan/atau di bagian perut yang dapat mengakibatkan muntah-muntah. Muntah-muntah adalah terbuangnya isi perut melalui mulut. Meskipun pengobatan telah dilakukan, mual dan muntah-muntah tetap merupakan efek samping yang dikhawatirkan dari terapi kanker.
Tindakan untuk mengantisipasi mual dan muntah-muntah
Pengobatan untuk mengatasi rasa mual dan muntah-muntah seringkali berhasil apabila gejala diketahui dan diberi pengobatan lebih awal. Meskipun obat anti mual tidak terlalu efektif, berikut ini adalah beberapa hal yang dapat mengurangi gejala:
Panduan bergambar
Hipnotis
Relaksasi
Teknik-teknik terhadap perubahan perilaku
Melakukan selingan yang menyenangkan seperti dengan bermain video games
Perawatan untuk rasa mual akut yang datang kemudian
Mual akut dan terlambat serta muntah-muntah pada umumnya diobati dengan menggunakan obat anti mual. Beberapa obat hanya bertahan dalam tubuh untuk beberapa saat, dan perlu diberikan lebih sering; obat yang lain yang dapat bertahan lebih lama dalam tubuh diberikan lebih jarang. Kadar darah yang dalam pengobatan, harus selalu konstan untuk memastikan kefektifan pengendalian mual dan muntah-muntah.
Yang tersebut diatas merupakan efek-efek samping dan adalah bagian dari buku saku yang lebih lengkap. Untuk membaca lebih lanjut mengenai efek samping dan berbagai jenis pengobatan Anda dapat memperoleh buku mengenai ’Coping with Cancer and its Side Effects’ dari Parkway Cancer Centre.
Jenis dukungan apa saja yang tersedia?
CanHOPE adalah sebuah tim pendukung hasil inisiatif ParkwayHealth bersama dengan tim dokter multi-disiplin yang berupaya menjalankan metode holistik untuk merawat kanker tanpa ada biaya tambahan. Para penasehat menjalankan layanan konseling kanker melalui telepon hotline dan email, untuk memberikan dukungan emosi dan psiko-sosial kepada semua pasien dan perawatnya, agar mereka bisa mengatasi kanker dengan efektif. Layanan konseling temu muka juga bisa diselenggarakan.
Pasien, profesional kesehatan & publik juga bisa mendapatkan informasi kanker terbaru, tes skrining yang terkait, pengobatan dan rujukan ke layanan kanker yang tepat, informasi untuk layanan rehabilitasi dan layanan dukungan lanjutan, saran-saran tentang efek samping pengobatan kanker, strategi mengatasi kanker, pola makan serta gizi.
Atasi kanker dengan cara Modern dan Tradisional
Kini bukan suatu hal yang tabu jika seorang dokter ahli kanker, selain memberikan terapi secara modern juga merekomendasikan beberapa pasiennya untuk dikirim ke klinik tradisional. Terapi pengobatan modern dan tradisional memang bisa saling mendukung. Jika hal ini terus berlanjut, suatu saat nanti ramuan tradisional Indonesia bakal mendunia. Saya amat bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan beberapa dokter yang telah mengirimkan pasien-pasiennya untuk menjalani pengobatan tradisional di klinik kami.
Contoh kasus, Ibu Diah dari Bandung yang menderita kista di rahim dengan ukuran 6,4 x 9,6 cm. Dokter memberikan obat untuk menghilangkan kistanya. Menurut perkiraan medis, kista akan hilang dalam waktu lima bulan. Selain mamanfaatkan terapi modern, Ibu Diah juga mengonsumsi paket ramuan saya untuk kista. Alhamdulillah, ternyata hanya dalam waktu 50 hari kistanya sudah lenyap tak berbekas. Dipicu oleh rasa penasaran, dicobanya lagi periksa ke dokter lain dan ternyata benar, kistanya memang sudah hilang. Ini suatu hal yang menggembirakan dan membahagiakan. Dari pengalaman saya di Klinik Mahkota Dewa selama ini, banyak terjadi kasus tumor jinak berubah menjadi ganas, terutama pada kasus tumor payudara atau kista. Awalnya, pasien menjalani operasi tumor payudara atau kista dan sudah menjalani prosedur pengobatan secara medis. Ternyata sebulan kemudian muncul lagi kasus yang sama sehingga terpaksa dioperasi lagi, bahkan kadang-kadang bisa dioperasi 3—4 kali. Secara teori, kanker biasanya menyerang orang dewasa atau orang di atas umur 40 tahun. Namun, kenyataannya kanker bisa menyerang siapa saja tanpa pandang bulu, dari bayi baru lahir, anak-anak, remaja, dewasa, hingga usia lanjut. Kanker bisa tumbuh di semua bagian tubuh manusia, seperti sel otak, sel darah, sel kulit, sel hati, sel usus, sel paru, sel saluran kencing, dan sel lambung.Menurut data yang ada di Klinik Mahkota Dewa, kanker yang diderita anak kecil sebagian besar adalah kanker otak. Memberikan terapi pengobatan tradisional untuk anak-anak, apalagi bayi harus ekstra hati-hati. Secara logika dosis obat untuk anak-anak harus disesuaikan dengan umurnya.
Satu-satunya jalan adalah hanya memberikan ramuan instan dengan madu mahkopta dewa yang sudah saya ramu dengan aneka herbal. Dari catatan yang saya himpun, ada pasien yang berhasil sembuh, tetapi ada juga yang gagal. Saya biasanya tetap sarankan untuk terus menjalani upaya medis, sementara ramuan tradisional membantu sebagai suplemen atau multivitamin. Keberhasilan dan kesembuhan anak-anak yang menderita tumor sangat tergantung dari pola makan dan kedisiplinan dalam meminum ramuan. Anak-anak yang terbiasa mengonsumsi makanan cepat saji dengan saus atau sambal yang mengandung bahan pengawet lebih sulit diatasi penyakitnya.
Penyebab Tumbuhnya Kanker Siapapun yang suatu ketika divonis mengidap penyakit kanker pasti akan merasa resah, gundah, takut, was-was, atau stres berat. Ilmu kedokteran sendiri mengakui bahwa penyakit kanker masih menjadi problem yang belum bisa diatasi dan dipecahkan permasalahannya. Bagi yang bisa mengatasi keresahan atau stres, tentu akan lebih mudah memberikan terapi pengobatan, apalagi jika secara spiritual mempunyai kedekatan dengan Sang Pencipta dan berupaya untuk memperbaiki pola hidup dan pola makan. Hingga saat ini, para ilmuwan di seluruh dunia belum ada yang bisa memberikan satu kepastian penyebab penyakit kanker pada diri seseorang. Memang, hingga saat ini sudah dilakukan berbagai penelitian dengan binatang percobaan untuk mengetahui penyebab tumbuhnya kanker, tetapi tetap saja belum bisa menjadi ukuran yang pasti.
a. Faktor Keturunan, Faktor keturunan menjadi pemicu yang paling kuat penyebab tumbuhnya sel kanker. Sering terjadi jika dalam salah satu keluarga ada yang terkena tumor atau kanker, kemungkinan besar anak cucunya juga akan terkena. Pernah ada dalam catatan klinik kami, dari lima bersaudara, empat di antaranya terkena kanker kulit di bagian tubuh yang sama. Awalnya mereka menduga kanker kulit tersebut adalah eksim kering yang tidak pernah sembuh sejak kecil.
b. Sinar Ultra Violet dan Radioaktif, Sudah menjadi pemandangan yang lazim, jika di tepi Pantai Kuta Bali banyak turis bertelanjang dada berjemur di matahari karena ingin kulitnya berwarna cokelat. Mereka mungkin tidak menyadari bahwa sinar ultra violet yang berlebihan bisa menyebabkan tumbuhnya kanker kulit.
c. Bahan-bahan Karsinogen, Secara umum, karsinogen diduga menjadi penyebab yang merangsang pembentukan sel kanker. Beberapa karsinogen tersebut sebagai berikut. 1. Senyawa kimiaContoh senyawa kimia pembawa bahan karsinogen antara lain bahan sisa industri, zat pewarna, zat pengawet, dan bahan tambahan pada makanan dan minuman.Karena itu, penderita kanker seharusnya berpantang mengonsumsi makanan dan minuman yang diawetkan dan diberi zat pewarna kimia. 2. Faktor fisikaContohnya adalah bahan-bahan pembawa radiasi, seperti bom atom dan radioterapi agresif seperti sinar x. 3. Virus onkogenik (?)Penderita hepatitis kronis akibat virus hepatitis B dan C. Kanker serviks juga ada hubungannya dengan infeksi oleh human papailloma virus. (apakah maksudnya human papailloma virus?) (mohon virus onkogenik diperjelas lagi) 4. Hormon Hormon dihasilkan oleh kelenjar tubuh yang berfungsi mengatur aktivitas alat-alat tubuh manusia. Obat-obatan yang digunakan untuk menggemukkan hewan ternak bisa menjadi penyebab timbulnya kanker rahim, payudara, dan alat reproduksi lainnya.
d. Infeksi Menahun, (Peradangan atau Iritasi) – Kadang-kadang kita menyepelekan penyakit yang tampaknya ringan, misalnya bisul. Seseorang yang terkena bisul biasanya tidak menyadari, penyakitnya itu dbisa berbahaya atau bisa menjadi berat jika berkali-kali muncul, lalu diobati dan sembuh, tetapi tidak lama kemudian muncul lagi. Pernah seorang bapak datang ke klinik saya dengan memberi informasi yang mengejutkan. Bisulnya sudah 20 tahun muncul dan sembuh hingga berkali-kali. Yang lebih menjengkelkan, bisul itu selalu muncul di antara dubur dan kemaluannya. Bapak ini harus sering ke rumah sakit untuk urusan bisul yang selalu setia muncul. Untuk menuntaskan bisulnya itu, saya menganjurkannya untuk mengonsumsi paket kanker, sementara bisulnya diolesi dengan minyak mahkota dewa. Puji Tuhan, sejak minum ramuan tersebut hingga saat ini atau kira-kira tiga tahun lamanya, bisul yang menjengkelkan itu tak berani datang lagi.
e. Pencemaran Lingkungan, Para pekerja di pabrik cat dan pekerja di pabrik yang selalu membersihkan cerobong asap sangat rentan terkena kanker kulit karena adanya kandungan senyawa hidrokarbon.
f. Minuman Beralkohol, Sebenarnya minuman keras atau beralkohol jika diminum sekali-sekali untuk mengusir hawa dingin baik untuk kesehatan. Namun manusia sering serakah. Merasa enak di tubuh dan bisa membuang segala macam masalah jika sedang mabuk minuman keras, manusia bisa menjadi lupa diri. Jika hal ini sering dilakukan, bukan kesehatan yang diperoleh, justru penyakit yang didapat. Bagi yang gemar mengonsumsi minuman beralkohol harap berhati-hati, karena bisa memicu tumbuhnya kanker mulut, kanker bibir, kanker darah, dan kanker tenggorok.
g. Asap Rokok, Berbeda halnya dengan minuman beralkohol. Hampir tidak ada alasan yang membenarkan bahwa asap rokok tembakau baik untuk kesehatan. Sebagian besar para perokok beralasan bahwa merokok bisa membuang stres dan menenangkan pikiran. Namun, para perokok tidak menyadari bahwa asap rokok yang diisapnya bisa menjadi pemicu munculnya kanker paru bagi dirinya sendiri dan bagi orang lain yang tidak sengaja mengirupnya (perokok pasif).
h. Diet Jangka Panjang yang Salah, Seseorang yang mengalami kegemukan, terutama kaum wanita, biasanya akan menempuh berbagai cara untuk bisa menurunkan berat badannya. Cara-cara yang tidak masuk akal sering ditempuh demi memperoleh tubuh yang langsing dalam waktu singkat. Makanan yang masuk ke tubuhnya tidak bergizi dan tidak seimbang, bahkan minum obat pelangsing hingga melebihi dosis. Jika hal ini dilakukan terus-menerus dalam waktu lama akan menimbulkan gangguan pencernaan dan juga merangsang tumbuhnya sel kanker dalam tubuh.
i. Daya Tahan Tubuh yang Buruk, Logikanya, manusia yang daya tahan tubuhnya buruk akan mudah terserang penyakit. Begitu pula halnya dengan penyakit kanker. Sel-sel liar yang ada dalam tubuh kita akan berkembang lebih cepat bila tubuh tidak memiliki antibodi. Untuk itu bagi yang punya bakat kanker harus benar-benar memperhatikan makanan yang bergizi tinggi, agar sel kanker tidak tumbuh.
j. Makanan Berlemak, Tren makanan cepat saji dan serba berlemak akan menyuburkan tumbuhnya sel kanker. Karena itu, untuk menghindari serangan sel kanker, semua daging dari hewan berkaki empat harus dipantang, termasuk sea food, terutama udang, kerang, dan cumi. Sebenarnya sel kanker mudah tumbuh tatkala usia manusia mencapai 40 tahun ke atas, tetapi kenyataannya anak-anak pun banyak yang menderita kanker. Hal ini tak lepas dari pola makan mereka yang tidak benar, seperti kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak dan makanan yang mengandung bahan pengawet. Sebenarnya munculnya sel kanker pada usia dini bisa dicegah dengan melatih kebiasaan anak untuk minum ramuan tradisional, seperti minuman dari kunyit, temulawak, dan temu putih
k. Berganti-ganti Pasangan Seksual, Kebiasaan berganti-ganti pasangan sangat mempengaruhi tumbuhnya sel kanker. Apalagi jika yang diajak berhubungan mengidap penyakit kelamin, kemungkinan tertularnya sangat besar. Virus penyebab penyakit kelamin ini bisa menjadi penyebab tumbuhnya sel kanker.